PELATIHAN DASAR UNTUK ANJING KELUARGA
belicoff.com - 04/01/2012 - 21:05:24 pm
Anjing memiliki tingkat pemahaman yang sangat bervariasi. Ada anjing yang sangat cepat belajarnya, ada yang sangat lambat. Ada yang belajarnya dengan dimotivasi makanan, mainan atau ada yang hanya bermain dengan pemiliknya saja.
Ada juga yang sangat susah untuk dimotivasi. Artikel dibawah ini disadur dan dipermudah kata-katanya sehingga lebih gampang dimengerti (dari www.caninesquad.com) Diharapkan artikel dibawah ini dapat membantu para pemilik anjing didalam melatih anjing yang dipeliharanya. Kesabaran, bertanya dan mengaplikasi serta konsisten adalah kunci sukses dalam melatih anjing keluarga. Memelihara anjing merupakan suatu tanggung jawab dan bila mengerti dan dapat memahami serta ada keselarasan antara pemilik dan anjing, maka keharmonisan akan dicapai. Selamat melatih!
Pengasuhan, Sosialisasi dan Pembiasaan Anakan dari umur 6 Minggu hingga 6 Bulan
-------------------------------------------------------------------------------------------
Anak anjing pada usia muda sangatlah berenergi dan adakalanya merusak. Kebanyakan pemilik tidak menyukai atau komplain tentang bandelnya anak anjing yang baru dimiliki. Anak anjing pada usia ini belajar segalanya dengan sangat cepat, baik itu yang baik dan yang buruk. Pengalaman apapun yang dia peroleh diusia ini, nantinya akan memberikan efek yang signifikan dikemudian hari karena pengalaman tersebut tertanam pada waktu kecil. Sebagai seorang pemilik anjing, kita harus bijaksana dalam melatih anak anjing. Kita harus tegas, namun baik, adil, sabar, dan konsisten. Semakin dapat kita mengontrol emosi kita, semakin baik kita sebagai pelatih.
Sosialisasi dan pembiasaan diri adalah hal yang sangat penting dalam membentuk anak anjing yang kita miliki. Sering kita melihat ada anjing yang tidak biasa atau takut pada tempat tertentu, hal itu karena kurangnya sosialisasi dan pembiasaan diri pada waktu anakan. Lebih baik biasakan anakan yang anda miliki untuk mengeksplorasi dan sosialisasi, hal ini sangat berpengaruh dikemudian hari.
Sosialisasi bagi anakan berarti memberikan hal positif kepada anakan untuk berinteraksi dengan manusia, anakan lain, dan binatang. Pembiasaan diri berarti bagi anakan adalah untuk memperkenalkan berbagai tempat, situasi, barang, permukaan, bau, suara, sehingga dia biasa dengan berbagai hal disekelilingnya. Sangat penting memberikan suasana yang menyenangkan bagi anakan yang anda miliki pada saat dia eksplorasi. Bila anda pernah mendengar bahwa anakan usia sebelum 3 bulan, tidak boleh kemana-mana karena belum lengkap vaksinnya, tidaklah terlalu tepat. Bila kita lihat anakan sebelum 3 bulan, bila tidak kita bawa sosialisasi dan hanya di rumah/kennel saja, hal ini lebih tidak baik. Memang sebelumnya baik dokter maupun breeder ada benarnya karena takut canine cough, atau virus lain, namun didalam rumah atau kennel bukan berarti tidak ada virus. Dirumah, kita setiap ketemu anakan anjing pada waktu kita pulang dari rumah, baju, sepatu, tangan, dan lain-lain ada saja virus yang tadinya datang dari mana saja, mungkin dari petshop yang kita kunjungi, atau rumah teman kita yang pas anjingnya kena penyakit, dan lain sebagainya. Jadi pikiran seperti jangan bawa anakan keluar dari rumah sebelum umur 3 bulan, buanglah jauh-jauh. Seperti yang ditulis oleh Scott, 1962, Selama periode 3-16 minggu masa anakan, dia harus bersosialisasi, artinya dia harus memasuki periode sosialisasi. Juga sering periode ini disamakan dengan Periode Gawat Darurat, hal ini disebabkan karena pengalaman apapun yang dia terima pada periode ini akan teringat dihidupnya kemudian hari. Juga menurut penelitian para ilmuan menunjukkan bahwa anakan yang tidak disosialisasikan dengan manusia pada waktu usia dini dan pengenalan lingkungan pada usia 6-16 minggu akan melakukan lebih banyak hal yang jelek dari pada yang baik. Sering kita melihat banyak anjing yang menunjukkan sifat hiper aktif, terlalu malu, terlalu cemas atau gelisah, dan agresif karena tidak yakin. Anakan anjing yang cukup sosialisasi dan pembiasaan diri akan menjadi anjing yang lebih stabil temperamennya. Setelah anjing mencapai 16 minggu, pintu sosialisasi telah tertutup dan sosialisasi setelah 16 minggu efeknya tidak terlalu tinggi. Bawalah anakan anda ketempat baru, tempat ramai, ketemu banyak orang, binatang, suara dan bau yang bervariasi, kelihatannya sangat sibuk buat kita yang tidak punya waktu. Namun percayalah hanya total 30 menit dalam waktu 4 hari dalam seminggu. Kalau anda bisa memberikan sehari sekali 30 menit akan super hasilnya.
Bermain
----------
Kebanyakan ilmuan dan peneliti setuju bahwa anjing yang kita miliki sekarang ini kebanyakan asalnya dari serigala. Perilakuk yang kita ketahui dari anjing seperti prey drive, agresif, instinct teritori, jenjang sosial dan lain-lain merupakan turunan dari serigala.
Dikehidupan alami, pekerjaan bermain merupakan porsi terbesar dalam hidup serigala. Permainan itu meliputi banyak hal, bukan hanya kejar mengejar satu sama lain. Bermain itu membangun pengetahuan, berburu, mencoba, tingkatan, kebersamaan, kekuatan, kesehatan, refleks,system syaraf, interaksi, komunikasi, dan jenjang sosial dalam gerombolan serigala. (Baca Serigala 1 dan 2 di artikel yang lain!). Jadi kita tidak hanya membangun hubungan baik dengan anjing dari bermain, tapi kita juga bisa memanipulasi perilaku mereka ke tingkat yang lebih tinggi.
Pertama yang perlu diketahui adalah definisi bermain disini tidak adalah interaksi antara anjing dan manusia tanpa mainan. Seperti berlari memanggil namanya, memeluknya, dan INGAT, dia main gigit kepada kita tidak diperbolehkan. Hal ini kemudian akan memudahkan kita dalam melatihnya.
Bagaimana Anjing Belajar
------------------------------
Seperti yang telah disinggung diatas, anjing apa, tidak peduli ukuran size maupun bentuknya, adalah turunan dari serigala. Didunia nyata, serigala secara genetik diprogram untuk dapat beradaptasi dihabitatnya agar dapat bertahan hidup. Mereka merupakan binatang yang sangat spesial, mereka belajar dengan cepat mana yang bekerja untuk mereka dan mana yang tidak bagus untuk mereka. Lebih mudah diungkapkan seperti demikian, mereka dapat merubah perilaku mereka dari pengalaman yang mereka peroleh.
Selama tahap belajar, ada 3 hal utama yang saling berhubungan:
a. Rangsangan
b. Respon
c. Pujian atau Hukuman
Bila anda pernah melihat serigala muda belajar memburu, biasanya dia menandai tempat yang merupakan teritorinya. Dia akan mendeteksi sekelilingnya. Begitu dia mendengar suara dari semak belukar, dia akan memberikan respon, begitu kelinci keluar, dia akan kejar, dan memakannya. Disini lebih muda kita gambarkan bahwa suara dari semak belukar adalah rangsangan. Rangsangan ini menimbulkan respon. Begitu respon diberikan, dan ada kelinci yang keluar, maka kelinci adalah pujian/hadiah atau rewardnya. Jadi kalau lain kali, ada suara dari semak belukar, respon yang akan diberikan akan makin cepat.
Bila kita lihat maka "suara dari semak belukar = kelinci = Makanan"
jadi pujian/hadiah fungsinya adalah untuk memperkuat perilaku yang dikehendaki sedangkan hukuman berfungsi menghentikan perilaku yang tidak diinginkan. Misalnya anakan anjing sedang mengejar seekor kucing. Bagi anakan, kucing memberikan dia rangsangan. Anakan akan merespon dengan mengejar kucing tersebut. Begitu kucing balik dan mendesis, (disini mendesis adalah rangsangan kedua bagi anakan) dan mencakar hidung anakan, maka anakan akan merespon dengan menyalak dan mundur. Disini anakan belajar, " mendesis = Cakaran = Sakit". Ketika anakan melihat kucing mendesis lagi, dia akan mundur untuk menghindari konsekwensi terhadap cakaran kucing tersebut.
Kesamaan dan Kebiasaan
------------------------------
Bila anda membaca artikel sebelumnya tentang Kebiasaan Klasik (Classical Conditioning), diartikel itu Pavlov menemukan bahwa anjing akan merespon rangsangan dan bagaimana dia dapat dimanipulasi. Pada kebiasaan klasik, anjing belajar untuk menyamakan suatu event tertentu dengan suatu respon tertentu. Dari sana, dia belajar bagaimana memprediksikan apa yang akan muncul terhadap isyarat tertentu.
Sedikit kita melihat kembali Kebiasaan Klasik. Ada 2 jenis rangsangan pada kebiasaan klasik yaitu rangsangan tidak biasa dan rangsangan biasa.
Rangsangan yang tidak biasa secara alami menimbulkan respon tidak biasa. Contoh, makanan merupakan rangsangan tidak biasa bagi anjing, sehingga menimbulkan respon tidak biasa yakni anjing mengeluarkan air liur.
Sedangkan rangsangan biasa berhubungan dengan pelatihan sehingga menimbulkan rangsangan biasa. Untuk membiasakan anjing, respon tidak biasa disamakan dengan rangsangan biasa untuk menghasilkan respon biasa. Salah satu contoh Pavlov yang paling terkenal adalah, anjing dibiasakan mengeluarkan air liur ketika mendengar bel berbunyi karena anjing mengantisipasi adanya makanan. Disini, rangsangan biasa adalah bel dan respon biasa adalah berliur. Untuk menghasilkan respon biasa ini, bunyi bel disamakan dengan hadirnya makanan. Setelah beberapa kali dilakukan, anjing akan menyamakan sendiri bahwa bel sama dengan makanan dan hal itu yang akan menyebabkan dia berliur setiap kali bel berbunyi. Untuk jelasnya tentang kebiasaan klasik, silakan baca selengkapnya pada artikel kebiasaan klasik.
Kalau kita melihat contoh serigala muda berburu kelinci, melihat kelinci adalah rangsangan tidak biasa terhadap serigala. Mengejar adalah respon tidak biasa. Suara semak belukar sebelum kelinci kelihatan adalah rangsangan biasa yang disamakan dengan respon tidak biasa dengan mengejar untuk membangun respon biasa serigala mengantisipasi munculnya makanan. Sekarang serigala tersebut menyamakan suara semak belukar adalah sama dengan kelinci, dan dia akan mengantisipasi hadirnya binatang buruan setiap kali dia mendengar suara yang sama. Bila anda mengerti konsep contoh cerita ini, maka anda setidaknya mengerti atau mendapatkan ide bagaimana membiasakan anjing anda melakukan yang anda inginkan, atau berhenti melakukan sesuatu yang anda tidak inginkan.
Mengajari, Menguji dan Memastikan
-----------------------------------------
Meskipun dalam pelatihan anjing, banyak sekali teknik pelatihan yang digunakan, sesuai dengan temperamen anjing yang dilatih, namun yang terpenting untuk diperhatikan adalah dasarnya sama. Artinya, kita berusaha berkomunikasi dengan anjing "Lakukan apa yang saya inginkan, dan kamu dapat apa yang kamu inginkan". Maksudnya bukan kita berbicara dengan anjing seperti yang kita lakukan terhadap anak kita, kita dapat memberitahukan dia dengan bahasa dia seperti yang dijelaskan dibawah ini.
1. Mengajari dengan motivasi - Anjing anda menunjukkan perilaku tertentu karena dia ingin melakukannya
2. Mengujinya dalam keadaan ada gangguan - Anjing anda menunjukkan perilaku tertentu karena dia harus melakukannya
3. Memastikannya melalui pengulangan - Anjing anda menunjukkan perilaku tertentu karena dia telah mengerti.
Mengajari dengan Motivasi
------------------------------
Ketika pertama sekali kita mengajari anjing kita "duduk", kita harus menunjukan kepada dia apa yang kita kehendaki. Rahasianya sederhana, arahkan dia melakukan yang ingin dia lakukan tanpa paksaan selama dalam proses. Harus terlaksana atas kemauan dia sendiri.
Biasanya barang untuk memotivasi adalah makanan, yang merupakan hadiah utama bagi anjing, namun jangan lupa, dia harus lapar terlebih dahulu. Juga biasakan anjing anda menggunakan kalung leher dan tali penuntun selama dalam pelatihan agar dia terbiasa ketika umurnya cukup untuk program pelatihan yang anda kehendaki. Contoh disini, tentang mengajari anjing untuk "duduk". Makanan yang digunakan haruslah yang bisa membuat anjing berselera seperti sosis atau hati ayam yan dimasak. Pegang makanan ditangan kanan, dan beritahukan ke anjing anda bahwa ditangan kanan anda ada makanan. Anjing yang agak lapar akan menunjukkan antusias yang tinggi untuk mendapatkan makanan tersebut. Beberapa kali perbolehkan dia mendapatkan makanan dari tangan kanan anda, kemudian tutup tangan kanan anda tepat didepan hidungnya dan naikan tangan kanan anda yang ada makanan tersebut perlahan sedikit diatas kepala. Begitu anjing anda kepalanya mengangkat keatas mengikuti tangan kanan anda, dengan tenang anda menggunakan tangan kiri anda untuk menekan punggungnya untuk keposisi duduk. Proses ini kita namakan membentuk perilaku yang dikehendaki. Begitu dia duduk berikan dia makanan beberapa kali dan bilang ke dia, "bagus, duduk".
Bila anda perhatikan, pada saat yang bersamaan, kita menyamakan posisi duduk dengan makanan dan dengan pujian bagus secara bersamaan sehingga anjing dapat mengerti perintah verbal dengan merespon "dengan duduk", dan makanan yang sebagai hadiahnya. Sangat sederhana bagi anjing, perintah "duduk" = duduk = makanan. Anda harus sabar bila ketemu anjing yang tidak begitu yakin atau yang lompat ke atas untuk mendapatkan makanan tersebut. Jangan perhatikan perilaku seperti ini. Bila hal ini berlanjut, anda bantu anjing anda dengan menarik tali penuntun ke atas dan tangan tekan pantatnya, maka dia akan dalam posisi duduk, dan reward dia seperti yang tadi diatas jelaskan. Keteguhan dan arahan adalah kunci dan selalu samakan perasaan menyenangkan dengan latihan baru yang anda ajarkan. Tunggu sebentar dan bebaskan dia dari posisi duduk. "Bebas" adalah hal yang sangat penting, karena dikemudian hari tanpa kata "bebas" anjing anda tidak boleh membebaskan diri sendiri. Jadi duduk adalah duduk dan menunggu hingga perintah berikutnya. Ulangi 5-10 kali sehari dan 3-5 hari maka dia akan memahami peritah tersebut. Lamanya latihan 3-5 menit dan jangan lupa begitu dia memahami perintah duduk dengan baik, maka makanan harus mulai dikurangi dan reward dia secara acak, karena kita tidak mau anjing bekerja untuk makanan. Hingga tahap ini, anda boleh berikan sedikit gangguan.
Pada sesi latihan ini, makanan adalah rangsangan yang tidak biasa dan keinginan terhadap makanan adalah respon tdiak biasa. Kita menyamakan perintah duduk (rangsangan biasa) dengan posisi duduk (respon biasa). Akhir kata, anjing mencapai tujuannya (dapat makanan) dengan melakukan tugas yang kita inginkan (duduk)
Menguji dibawah Gangguan
-------------------------------
Begitu anjing anda mengerti suatu perintah tanpa bantuan, anda boleh mulai menambahkan gangguan untuk menguji bahwa dia harus melakukan perintah tersebut. Pengujian adalah hal penting. Tanpa pengujian, anjing anda hanya akan patuh suatu perintah pada kondisi tertentu saja, misalnya dalam rumah saja. Namun bila situasi berbeda misalnya hadirnya anjing lain atau kucing, kemungkinan akan dia lakukan perintah tersebut harus diuji. Jadi tahap pengujian bagi anjing adalah bila dia tidak lakukan perintah kita, maka ada konsekwensinya.
Anda dapat mulai memberikan gangguan pada perintah duduk. Anda perintah dia duduk, kemudian tegangkan tali penuntun sedikit selama 2-5 detik, kemudian tegangan dihentikan dan berikan dia reward bila dia tetap duduk. Bila dia bergerak dari posisi duduk, maka berikan sentakan ringan terus menerus tanpa mengatakan sesuatu hingga dia duduk kembali. Bila anjing anda tidak mengerti bantu dia dengan tangan anda, ingat tanpa sepatah kata pun yang anda ucapkan. Begitu dia duduk kembali sentakan ringan tersebut hilang. Kemudian berikan dia reward. Ulangi lagi, 2-3 pengulangan, setelah itu bermain dengan dia.
Tujuan dari pengujian ini adalah kita memberitahukan kepada anjing dengan sangat jelas bahwa posisi duduk adalah menyenangkan, dan bila dia meninggalkan posisi duduk sebelum "perintah bebas" adalah tidak menyenangkan. Setelah anda lakukan beberapa kali pengulangan, gangguan harus ditingkatkan setahap demi setahap, hingga anda tegangkan tali lebih kencang namun anjing anda tidak mau berubah dari posisi duduk, maka dia sangat paham akan perintah tersebut. Setelah tahap ini kenalkan dia dengan gangguan suara, orang ada disekitarnya, tempat yang berbeda. Hati-hati, gangguan ditingkatkan setahap demi setahap.
Pada contoh pengujian ini, rangsangan biasa adalah menyentak anjing terus menerus yang membuat anjing merasa tidak nyaman. Respon biasa adalah duduk, yang mana merupakan opsi yang menyenangkan bagi anjing.
Memastikan melalui Pengulangan
--------------------------------------
Setelah anjing anda mengerti perintah duduk merupakan hal yang menyenangkan dan bergerak dari posisi duduk sebelum perintah bebas adalah tidak menyenangkan, anda dapat melakukan pelatihan ditempat yang lebih ramai seperti jalan raya atau tempat bermain. Tujuannya adalah untuk membuat anjing tergantung dengan perintah yang kita berikan tanpa membebaskan dirinya sendiri apapun itu keadaannya, jadi dia dapat dipercaya dalam keadaan apapun. Anjing anda masih tetap mengasosiasikan perintah duduk itu adalah menyenangkan karena awal latihan yang pertama yang menyenangkan. Dia juga tahu bagaimana menghentikan sentakan ringan terus menerus dengan melakukan perintah anda dan tetap pada posisinya.
LATIHAN KEPATUHAN DASAR
---------------------------------
Pelatihan kepatuhan merupakan hal yang harus bagi pemilik anjing yang bertanggung jawab. Seperti memberi pendidikan pada anak kecil. Seekor anjing yang patuh bukan hanya gampang dikontrol dan lebih senang tinggal bersama. Dia juga jelas dengan apa yang anda inginkan dan juga merupakan anjing yang menyenangkan. Dibawah ini diberikan beberapa tahap pelatihan dasar kepatuhan yang utama. Sebelum anda memulai, anda harus paham terlebih dahulu dengan tulisan diatas tadi tentang bagaimana anjing itu belajar. Begitu anda memahami prinsip bagaiamana anjing belajar, maka pelatihan anjing menjadi lebih mudah.
1. Memanggil Anjing
-----------------------
Perintah ini merupakan perintah pertama yang harus diajarkan kepada anjing. Awalnya pelatihan, harus menyenangkan dan sesuatu yang baik untuk anjing anda agar dia mau datang waktu anda panggil dia. Gunakan sedikit makanan atau mainan, bangun interaksi anda dengan dia agar dia termotivasi. Caranya dengan memperlihatkan makan kepadanya, kemudian anda lari dan panggil namanya. Kebanyakan anjing begitu melihat tuannya lari, sudah merupakan motivasi bagi mereka untuk mengejarnya. Begitu dia datang anda reward dia dan bilang "bagus, kemari". Perintah "kemari" harus selalu konstan, jangan ganti-ganti perintah. Anda harus konsisten dengan satu perintah. Bila ganti-ganti perintah akan membuat anjing jadi bingung. Setiap kali anda panggil dia datang dan anda reward dia dengan makanan, akan memberikan perasaan yang menyenangkan bagi dia untuk kemari. Dengan demikian, setiap kali anda panggil dia, maka dia akan datang dengan gembira kepada anda.
Perintah kemari sangatlah penting dalam pelatihan semua kepatuhan. Perintah kemari yang baik dan terpecaya dapat menyelamatkan anjing anda dari kecelakaan. Dalam latihan, anda harus selalu mengevaluasi situasi dan jangan pernah panggil anjing anda kemari bila anda tidak yakin apakah dia akan datang atau tidak. Begitu dia belajar untuk tidak mentaati perintah kemari yang anda berikan, maka akan sangat susah mengubah perilaku ini dan anda kehilangan kontrol terhadap anjing anda. Selama dalam pelatihan, panggil nama anjing anda dan berikan dia perintah "kemari". Harus konsisten dengan satu perintah dan jangan pernah mengubah perintah tersebut. Anda harus menunjukkan bahwa anda gembira dengan kehadirannya. Jangan pernah memanggil anjing anda datang, kemudian begitu dia datang anda menghukumnya karena sesuatu hal. Rutinitas "kemari" merupakan rutinitas yang sangat menyenangkan bagi anjing, dia akan datang secepatnya walaupun disekitarnya ada gangguan. Begitu dia bagus dengan perintah kemari, maka latihan berikutnya semua menjadi mudah. Latihlah setiap hari hingga anjing anda pasti 100% datang bila anda memanggilnya.
Untuk menguji rutinitas "kemari" ini, pergi ke suatu tempat yang tidak begitu ramai. Gunakan tali penuntun 5 meter dan biarkan dia berkeliaran terlebih dahulu. Begitu dia tidak begitu memperhatikan anda, anda panggil namanya dan perintah "kemari". Jika datang, berikan dia reward dan bermain sedikit dengan dia. Jika dia tidak datang, berikan dia sentakan yang agak keras tanpa sepatah kata pun. Begitu dia datang, berikan dia pujian. Setelah beberapa pengulangan, anjing anda akan paham bahwa ketika anda panggil dia, dia harus datang.
Pastikan latihan ditempat yang berbeda ketika anda memanggil anjing anda secara konsisten. Berikan pujian dengan makanan secara acak.
2. Duduk
----------
Perintah duduk sangat penting, ini memberikan anda suatu keuntungan dalam mengontrol anjing anda seperti waktu dirumah sakit hewan, atau ketika mau menyeberang jalan. Untuk pelatihan ini gunakan makanan. Pertama, ambil senggenggam sosis atau makanan lain dogfood atau lainnya yang anjing anda suka dan panggil anjing anda datang. Ketika dia datang, berikan dia makanan dan puji dia. Anda dapat kemudian memancingnya dengan makanan. Anda gerakan tangan anda, anjing anda akan mengikutinya, kemudian naikan tangan anda keatas dengan perlahan. Anjing anda akan melakukan apa saja untuk mendapatkan makanan tersebut. Dia bisa saja melompat, memanjat, gak usah diperhatikan. . Begitu anjing anda menaikan kepalanya mengikuti tangan anda yang bergerak keatas, gunakan tangan kiri anda untuk menekan pundaknya ke posisi duduk. Berikan dia makanan dan puji dia "bagus, duduk" jadi dia dapat mengasosiasikan posisi duduk dengan perintah duduk. Ini tidaklah mudah dilakukan walaupun kelihatannya mudah, namun bila anda melatihnya 1 minggu, anda akan terbiasa dan bisa melakukannya.
Untuk menguji posisi duduknya anjing anda sudah mantap adalah dengan menegangkan tali penuntunnya selama 2-5 detik. Bila dia tetap duduk maka berikan dia reward. Bila dia bergerak dari posisi duduknya, maka berikan dia sentakkan ringan terus menerus keatas hingga dia duduk kembali. Bila dia juga gak mengerti untuk duduk kembali, maka bantu dia dengan tangan. Ingat selama anda menyentak dia ketika dia begerak dari posisi duduknya, anda tidak mengeluarkan suara apapun (tidak menggunakan kata-kata). Begitu dia duduk puji dia "bagus, duduk". Lakukan beberapa kali, dan kemudian bebaskan anjing anda dan bermain dengan dia.
Untuk memastikan perintah duduk dia dapat lakukan dengan baik adalah lakukan di lingkungan yang berbeda. Duduk adalah duduk dan tidak bergerak hingga ada perintah bebas dari anda. Anjing anda harus mengetahui bahwa dia akan merasa tidak enak (sentakan terus menerus hingga duduk) apabila dia tidak duduk diam ditempat. Ingat begitu anjing anda mengerti perintah duduk, maka perintah dia dengan hanya satu perintah saja. Jika dengan satu perintah tidak dia lakukan, konsekwensinya anda terapkan.
3. Tiarap
----------
Tiarap yang kita inginkan adalah seperti tiarap macan. Kedua siku depan menyentuh tanah dan kaki belakan bagus posis seperti macan. Tiarap adalah perintah yang sangat penting bila anda ingin meninggalkan anjing anda untuk beberapa saat. Anda dapat melakukannya mengikat tali penuntun ke pagar atau tiang, kemudian perintah dia tiarap dan anda bisa meninggalkannya, jadi dia tidak lompat sana-sini atau tarik sana-sini. Cara mengajari tiarap adalah, posisi anjing adalah dalam keadaan berdiri, kemudian tangan anda yang ada makanan didekatkan kehidung anjing, biarakan dia menciumnya, kemudian begitu dia ingin mendapatkan makannya, balikan telapak tangan anda menghadap ke lantai. Anjing anda akan mengikuti telapak tangan anda kebawah untuk mencoba mendapatkan makanannya. Kemudian turunkan tangan anda pelan-pelan kebawah. Sangat sering terjadi adalah kita harus membantunya secara fisik untuk agar dia bisa tiarap dan dia kemungkinan akan melawan dan tidak mau tiarap. Tidak usah perhatikan perilaku tersebut, konsentrasi dengan yang ingin anda capai. Ketika dia tiarap, berikan dia reward dan puji dia "bagus, tiarap". Lakukan latihan ini berulang maka anda dapat melakukannya dengan gampang.
Menguji posisi tiarap adalah sama dengan menguji posisi duduk. Perbedaan hanya posisisnya.
Untuk memastikan perintah tiarap adalah sama dengan memastikan perintah duduk yakni diberbagai situasi dan lingkungan yang berbeda.
4. Tunggu
-----------
Sering anda mendengan perintah "tunggu - Stay". Perlu anda ketahui bahwa perintah ini tidak pernah digunakan karena duduk adalah duduk, tiarap adalah tiarap hingga perintah berikutnya. Jadi anjing anda tidak akan bergerak dari posisinya bila anda lakukan seperti poin 2 duduk dan poin 3 tiarap dengan baik dan benar
5. Jalan disamping
---------------------
Perintah "samping" adalah meminta anjing anda untuk jalan disamping kiri anda tanpa menarik kesana-sini. Gunakan makanan dalam pelatihan ini. Untuk memulainya, tangan kiri anda memegang makanan dan tangan kanan anda memegang tali penuntun. Pertama perintah anjing anda untuk duduk disebelah kiri anda. Puji dia karena duduk disebelah kiri kita dengan memberikan dia makanan beberapa kali. Kemudian anda jalan dan bantu dia dengan makanan dengan tangan kiri anda agar dia jalan disamping kiri. Begitu dia menunjukkan perilaku itu berjalan disamping kiri, puji dia "bagus, samping" dan berikan dia makanan. Tidak lama dia akan mengasosiasikan perilaku ini dengan perintah dan reward.
Untuk menguji rutinitas ini, Jalan bersama dia ada disamping dan reward dia dengan makanan. Bila dia ada dibelakan, berikan dia sentakan seperlunya hingga dia menyusul kita dan reward dia dengan makan. Jika dia agak kedepan jalannya, anda dapat belok arah 90 derajat kearah kiri untuk memotong jalurnya. Anda juga dapat melakukan balik yang cepat 180 derajat dengan sentakan kuat tanpa perintah/kata-kata. Dia akan segera bersama anda dan berikan dia reward begitu dia ada disebelah kiri kita lagi.
Jalan samping sangat penting, apalagi bila anda jalan bersama anjing yang besar. Dengan mengajari dia jalan disamping kiri, anda tidak tarik menarik dengan dia. Pastikan latihan ini dengan pengulangan pada tempat yang berbeda.
Semoga anda sukses melatih anjing kesayangan anda.